Connect with us

#news

[VïDEO] Tunda Nikah Demi Rawat Pesakït, Doktör Muda Maüt Akïbat Covïd19

Published

on

Wabäk Covïd19 yang menyebabkan ramai kehilangan nyawä mengundang kesedïhan ahli keluarga dan orang terdekat kepada si matï, apatah lagi sekiranya mangsä adalah petugas barisan hadapan.

Terbaru, seorang doktor muda di Indonesia yang sanggup menunda tarikh pernikahan demi merawät pesakït Covïd19 disahkan maüt akïbat wabäk tersebut pada Sabtu lalu.

Michael Robert Marampe dilaporkan menïnggal dunia ketika menerima rawatän di di Rumah Sakït Polri Kramat Jati yang terletak di Bogor.

Menerusi laporan The Jakarta Post, Dr Michael sempat memberikan kata-kata semangat kepada rakan ‘fr0ntliner’ yang masih berjuang merawat pesakït.

 

View this post on Instagram

 

Selamat pagi teman teman semua ,salam sejahtera saya dokter Mikhael Robert Marampe saya dinyatakan covid 19 melalu rapid test dan saat ini saya dirawat dengan baik oleh rekan rekan tim medis @rs_persahabatan yang luar biasa semangat tekun tanpa pandang lelah.Saya sudah berada disini 8 hari dan Puji Tuhan Keluhan Saya semakin membaik hanya tinggal batuk sedikit sedikit. •Buat teman teman yang ada di garda terdepan tetap semangat dan wajib menggunakan APD yang sesuai standart •Semangat Selalu dokter ,perawat ,dan semua tim yang mengambil bagian dalam memerangi COVID-19 •Buat teman teman lainnya bantu kami tim medis dengan tetap dirumah dan beraktifitas di rumah • KITA PASTI MENANG !! TUHAN MEMBERKATI DAN SELALU DALAM PERLINDUNGANNYA • #dokterindonesia @jokowi @idi.jakartapusat @ikatandokterindonesia @samuel.e.rarumangkay @patrapaat @sheellylim @wilton_wylie @ingridanggraeni @risdaymanik @gilbert.tapilatu @bastenpiece @mathiusleonardo #covi̇d19 #gardaterdepancovid19 @yalla_leiden @doc_putri_91 @bob.jordyansyah @ppdsgram

A post shared by Michael Marampe , MD (@mikemarampe) on

Beliau dikesan positif Covïd19 selepas menjaIani ujian saringän dan menerima rawatän selama lapan hari di hospital sebelum menghembuskan nafas terakhir.

Terdahulu, doktor berusia 28 tahun itu yang sebelum ini bertugas di Rumah Sakït Permata Bunda, Cibitung, Bekasi telah merancäng mendirikan rumah tangga dengan gadis pilihannya pada 11 April lalu.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Trending

Shares